Monday, 23 December 2013

Cara Pemasangan LPG konverter pada Genset


Installasi LPG Konverter  pada Mesin Pompa Air






Mesin genset yang biasa mengkonsumsi bensin/solar 8-12 liter per hari cukup digantikan 1 tabung gas elpiji ukuran 3 kg.. Caranya juga tidak susah, hanya karburator yang fungsinya mencampur bensin dan udara sebelum masuk ruang bakar dan menggantinya dengan dengan bahan bakar gas. Seperti trend kendaraan sekarang yang menggunakan teknologi injeksi (honda menyebutnya, Programmed Fuel Injection/PGM-FI), modifikasi mesin pompa ini merujuk ke sana.

Ada 2 cara pemasangan yg mudah yaitu, :
Pertama : Lepas saluran selang bahan bakar solar/bensin dan gantikan dengan selang gas LPG yg kecil  atau bisa dengan cara melepas dulu tutup bawah karburator lalu simpan beserta pelampungnya (  cara kedua dengan melepas pelampung ini kurang efesien, karena jika suatu saat ingin memakai bahan bakar bensin/solar, maka harus memasang pelampungnya kembali)


Yang penting pastikan karburator sudah kosong/tidak berisi solar atau bensin, jika menggunakan cara langsung menyambungkan selang ke karburator yg tidak dilepas pelampungnya

Kedua, pasangkan regulator tekanan tinggi (high pressure regulator) pada salah satu ujung selang untuk menghubungkan pada tabung elpiji.




Ketiga, bersamaan dengan itu sambungkan ujung selang yang lain pada lubang masuk bahan bakar yang menuju ke karburator ( untuk karbu yg tidak dilepas pelampungnya), atau langsung menuju ruang pembakaran (untuk karbu yg dilepas pelampungnya), biasanya menempel pada bagian atas karburator




Keempat, tutup lubang udara dari filter karburator yang menuju ruang bakar dengan cara menarik penuh switch chooke.



Setelah semua terpasang dan terhubung, mesin siap dioperasikan. Mudah khan…? Sebagai catatan tambahan pada saat akan mengoperasikan mesin, buka tuas gas sedikit atau jangan sampai penuh, demikian juga keran regulatornya sedikit saja. Jika satu dua kali distarter belum menyala mesinnya, maka tambah bukaan regulatornya sedikit demi sedikit karena dimungkinkan asupan bahan bakar yang masuk belum cukup, sampai mesin hidup. Perhatikan dan rasakan mesin sesaat setelah hidup dari suara dan getarannya. Asupan gas yang terlalu kecil bisa mengakibatkan mesin mati lagi. Sedangkan asupan bahan bakar yang berlebih menimbulkan suara tidak stasioner dan getaran mesin terasa kasar. Jika terjadi demikian, aturlah bukaan regulatornya sampai getaran mesinnya terasa halus dan suaranya.

Catatan :   informasi pelengkap : di tempat kami, bukaan regulatornya biasanya pada skala 0,5. Atau seperti yg telah ditandai pada knop regulator yg bertanda merah, kurang lebihnya bisa diatur sendiri.