Installasi
LPG Konverter pada Mesin Pompa Air
Mesin
genset yang biasa mengkonsumsi bensin/solar 8-12 liter per hari cukup digantikan
1 tabung gas elpiji ukuran 3 kg.. Caranya juga tidak susah, hanya karburator
yang fungsinya mencampur bensin dan udara sebelum masuk ruang bakar dan
menggantinya dengan dengan bahan bakar gas. Seperti trend kendaraan sekarang
yang menggunakan teknologi injeksi (honda menyebutnya, Programmed Fuel
Injection/PGM-FI), modifikasi mesin pompa ini merujuk ke sana.
Ada 2 cara pemasangan yg mudah
yaitu, :
Pertama
: Lepas saluran selang bahan bakar solar/bensin dan gantikan
dengan selang gas LPG yg kecil atau bisa
dengan cara melepas dulu tutup bawah karburator lalu simpan beserta pelampungnya
( cara kedua dengan melepas pelampung
ini kurang efesien, karena jika suatu saat ingin memakai bahan bakar
bensin/solar, maka harus memasang pelampungnya kembali)
Yang penting pastikan karburator sudah kosong/tidak berisi
solar atau bensin, jika menggunakan cara langsung menyambungkan selang ke
karburator yg tidak dilepas pelampungnya
Kedua, pasangkan regulator tekanan tinggi
(high pressure regulator) pada salah satu ujung selang untuk menghubungkan pada
tabung elpiji.
Ketiga, bersamaan dengan itu sambungkan
ujung selang yang lain pada lubang masuk bahan bakar yang menuju ke karburator
( untuk karbu yg tidak dilepas
pelampungnya), atau langsung menuju ruang pembakaran (untuk karbu yg dilepas pelampungnya), biasanya menempel pada bagian
atas karburator
Keempat, tutup lubang udara dari filter
karburator yang menuju ruang bakar dengan cara menarik penuh switch chooke.
Setelah
semua terpasang dan terhubung, mesin siap dioperasikan. Mudah khan…? Sebagai
catatan tambahan pada saat akan mengoperasikan mesin, buka tuas gas sedikit
atau jangan sampai penuh, demikian juga keran regulatornya sedikit saja. Jika
satu dua kali distarter belum menyala mesinnya, maka tambah bukaan regulatornya
sedikit demi sedikit karena dimungkinkan asupan bahan bakar yang masuk belum
cukup, sampai mesin hidup. Perhatikan dan rasakan mesin sesaat setelah hidup
dari suara dan getarannya. Asupan gas yang terlalu kecil bisa mengakibatkan
mesin mati lagi. Sedangkan asupan bahan bakar yang berlebih menimbulkan suara
tidak stasioner dan getaran mesin terasa kasar. Jika terjadi demikian, aturlah
bukaan regulatornya sampai getaran mesinnya terasa halus dan suaranya.
Catatan : informasi pelengkap : di tempat
kami, bukaan regulatornya biasanya pada skala 0,5. Atau seperti yg telah
ditandai pada knop regulator yg bertanda merah, kurang lebihnya bisa diatur
sendiri.




